<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Green for All - bumikuhijau.com</title>
	<atom:link href="http://bumikuhijau.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bumikuhijau.com</link>
	<description>tempat belanja dan berbagi ilmu pertanian (get your organic stuff and share your agricultural experience here)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 06:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
		<item>
		<title>NATA : Sumber Serat Alternatif Peluang Usaha Menjanjikan</title>
		<link>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/nata-sumber-serat-alternatif-peluang-usaha-menjanjikan/</link>
		<comments>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/nata-sumber-serat-alternatif-peluang-usaha-menjanjikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 04:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles (Artikel)]]></category>
		<category><![CDATA[Biotechnology (bioteknologi)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumikuhijau.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[oleh : ajeng Sudah sejak lama kita mengenal selulosa atau yang biasa disebut dengan serat, sebagai bahan pangan yang berfungsi membantu melancarkan pencernaan dan sebagai bahan utama produksi kertas. Jika selama ini banyak memanfaatkan tanaman sebagai sumber selulosa, dapat dibayangkan betapa tinggi tingkat kebutuhan dan ketergantungan manusia pada tanaman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">oleh : ajeng</p>
<p>Sudah sejak lama kita mengenal selulosa atau yang biasa disebut dengan serat, sebagai bahan pangan yang berfungsi membantu melancarkan pencernaan dan sebagai bahan utama produksi kertas. Jika selama ini banyak memanfaatkan tanaman sebagai sumber selulosa, dapat dibayangkan betapa tinggi tingkat kebutuhan dan ketergantungan manusia pada tanaman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pada masa ditemukannya bahan atau teknologi alternatif sehingga dapat mengurangi resiko yang ditimbulkan dari kegiatan eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran.</p>
<p>Nata adalah biomassa yang terbentuk dari aktivitas metabolisme <em>Acetobacter xylinum</em>, yang sebagian besar terdiri dari selulosa (<em>bacterial cellulose</em>/ selulosa bakteri) dan menjadi salah satu bahan alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber selulosa, baik sebagai bahan pangan, bahan baku kertas, maupun bahan baku pembuatan plastik yang dapat didegradasi (<em>biodegradable plastic</em>). Pembuatan nata yang tidak sulit, dan dengan biaya yang tidak mahal memungkinkan pembuatan nata menjadi alternatif usaha yang cukup menjanjikan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://bumikuhijau.com/wp-content/uploads/2011/06/bagan-nata1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-21" title="bagan nata" src="http://bumikuhijau.com/wp-content/uploads/2011/06/bagan-nata1-205x300.jpg" alt="" width="205" height="300" /></a>Gambar 1. Prinsip Kerja Pembuatan Nata</p>
<p>Proses pembuatan nata melalui dua tahap yaitu tahap pembuatan starter dan tahap fermentasi (Gambar 1). Starter adalah populasi mikroba dalam jumlah dan kondisi fisiologis yang siap diinokulasikan pada media fermentasi, dimana media starter biasanya identik dengan media fermentasi. Fermentasi dilakukan pada media cair mengandung substrat bahan dan gula, yang telah diinokulasi dengan starter sejumlah media, dan dilakukan pada kondisi aerob (membutuhkan oksigen). Fermentasi dilangsungkan hingga nata yang terbentuk cukup tebal (1,0 – 1,5 cm), biasanya tercapai setelah 10 hari (sejak diinokulasi dengan starter). Nata berupa lapisan putih seperti agar yang mengandung sisa media yang sangat masam. Rasa dan bau masam dapat dihilangkan dengan perendaman dan perebusan menggunakan air bersih.</p>
<p><strong>Bumikuhijau.com</strong> telah mengembangkan beberapa jenis nata selain nata de coco dengan bahan baku berbasis buah atau limbah (kulit) buah, serta bahan berkarbohidrat lain seperti jagung, ubi jalar, ubi kayu, dan bekatul, yang penggunaannya sebagai bahan terutama dilatar belakangi oleh kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan, sehingga diharapkan masih dapat diperoleh manfaatnya dalam bentuk nata atau larutan kemasan nata. Nata yang dikembangkan juga telah bebas dari penggunaan urea sehingga sangat aman untuk dikonsumsi.<br />
Macam-macam nata koleksi  <strong>bumikuhijau.com</strong> adalah :<br />
Nata de Coco (Nata air kelapa)<br />
Nata de BananaS (Nata pisang/ kulit pisang)<br />
Nata de Pinna (nata nanas/ kulit nanas)<br />
Nata de Semangka (Nata buah/ kulit semangka)<br />
Nata de CassavaS (nata (kulit) ubi kayu)<br />
Nata de Telo (nata (kulit) ubi ungu)<br />
Nata de Salacca (nata buah salak)<br />
Nata de Zea (nata jagung)<br />
Nata de Cacao (nata (kulit) kakao)<br />
Nata de Dragon (nata (kulit) buah naga)<br />
Nata de Bekatul<br />
Nata de Rice (nata air cucian beras)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/nata-sumber-serat-alternatif-peluang-usaha-menjanjikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test&#8230;.1&#8230;2&#8230;3</title>
		<link>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/9/</link>
		<comments>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/9/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 03:37:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles (Artikel)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumikuhijau.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[percobaan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>percobaan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumikuhijau.com/2011/06/20/9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

